Tampilkan postingan dengan label arsip. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label arsip. Tampilkan semua postingan

Jumat, 10 Februari 2017

SDN Sawahjoho 02


Data Arsip SDN Sawahjoho 02 kami dapatkan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah  (73.99 Km) di Jl. Pemuda No. 134, Semarang.

  Kepala Sekolah : SLAMET PRIYATNO
  Operator : MUNASIROH

  Email : sdnsawahjoho02@gmail.com
  Guru : 9
  Siswa Laki-laki : 72
  Siswa Perempuan : 71
  Rombongan Belajar : 6
  Kurikulum : KTSP
  Waktu Penyelenggaraan : Pagi 
  Manajemen Berbasis Sekolah : 
  Semester Aktif : 2016/2017-1
  Akses Internet : Ada

  Sumber Listrik : Ada

  Daya Listrik : 450
  Ruang Kelas : 6 *
  Perpustakaan : 1 *
  Sanitasi Siswa : 5 *
  NPSN : 20322607
  Status : Negeri
  Bentuk Pendidikan : SD
  Status Kepemilikan : Lainnya
  SK Pendirian Sekolah : 431.2/021/XII/28/85
  Tanggal SK Pendirian : 1979-01-01
  SK Izin Operasional : 431.2/021/XII/28/85
  Tanggal SK Izin Operasional : 1985-04-01

SDN Sawahjoho 01



Data Arsip SDN Sawahjoho 01 kami dapatkan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah  (73.99 Km) di Jl. Pemuda No. 134, Semarang.
Berikut data terakhir yang masuk yaitu Tahun ajaran 2016/2017


Kepala Sekolah : ASMUNI
Operator : Rini Pujiastuti
Email : sdnsawahjoho01@gmail.com
Guru : 9
Siswa Laki-laki : 72
Siswa Perempuan : 89
Rombongan Belajar : 6
Kurikulum : KTSP
Waktu Penyelenggaraan : Pagi 
Semester Aktif : 2016/2017-1
Alamat : Jalan Desa Sawahjoho
RT / RW : 5 / 3
Dusun : Candiarum
Desa / Kelurahan : Sawahjoho
Kecamatan : Kec. Warungasem
Kabupaten : Kab. Batang
Provinsi : Prop. Jawa Tengah
Kode Pos : 51252
Lintang : -6.9876000
Bujur : 109.7451000
Akses Internet : Ada
Sumber Listrik : Ada
Daya Listrik : 1,800
Ruang Kelas : 6 *
Laboratorium : 0 *
Perpustakaan : 1 *
Sanitasi Siswa : 1 *
NPSN : 20322619
Status : Negeri
Bentuk Pendidikan : SD
Status Kepemilikan : Pemerintah Daerah
SK Pendirian Sekolah : 421.2/020/XII/28/85
Tanggal SK Pendirian : 1985-04-01
Tanggal SK Izin Operasional : 1910-01-01


Kantor Kepala Desa Sawahjoho

Kantor Kepala Desa Sawahjoho, Kecamatan Warungasem Kabupaten Batang, Jawa Tengah Indonesia Kode Pos 51252


Kantor Inilah yang merupakan kantor kepala Desa Sawahjoho Kecamatan Warungasem Kabupaten Batang, Jawa Tengah Indonesia 
Kantor Kepala Desa Sawahjoho berada di tengah-tengah SD Negeri Sawahjoho 01.
Untuk depan Kantor kepala Desa Sawahjoho Sendiri memiliki jalan Sawahjoho yang tepat berada di depan Kantornya. Berikut ini Jalan Sawahjoho :

 Kantor Desa Sawahjoho  tampak dari depan :

Masjid Jami Khusnul Khotimah Sawahjoho

Masjid ini merupakan satu-satunya Masjid di desa Sawahjoho, Namun masih banyak Mushola yang berdiri di tiap RT. Berikut kami tampilkan Masjid Jami Khusnul Khotimah Sawahjoho dari Mobil Google.


Tunggu Update Berikutnya .

Rabu, 08 Februari 2017

KKN UNDIP di SDN SAWAHJOHO 02

(Rabu, 8 Pebruari 2017 ) Sholawat serta salam kami haturkan kepada junjungan nabi agung nabi Muhammad SAW. serta tak lupa kita panjatkan puja dan puji syukur Kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat serta hidayahnya kepada kita semua sehingga terwujudnya informasi update yang dapat kami share guna memberikan suatu bentuk partisipasi guna  mengenalkan Desa Sawahjoho pada masyarakat umum dalam dunia ITE.


Bentuk aktivitas perkuliahan kurikuler dengan design tertentu yang lebih bersifat praktis interdisipliner sebagai salah satu langkah pendidikan keterampilan bermasyarakat untuk mencapai tujuan pendidikan yang telah ditentukan merupakan tujuan dari KKN.


Mahasiswa sebelum menyelesaikan studi di Perguruan Tinggi, untuk mengembangkan pengetahuan agama, sikap dan keterampilan mahasiswa melalui penerapan ilmu, teknologi dan seni yang secara langsung di adakan di masyarakat merupakan kegiatan wajib .


Kegiatan KKN dari UNDIP pada desa sawahjoho sejauh ini telah memberikan bantuan berupa sumbangan fikiran dan tenaga yang dapat membantu masyarakat mengembangkan fikiran, pola berfikir, dan potensi masyarakat dalam bidang-bidang keagamaan, pemerintahan, ataupun sosial, ekonomi, budaya dan kemasyarakatan.



Mahasiswa secara langsung telah mempelajari ilmu tentang pemberdayaan masyarakat dimana mahasiswa telah terlibat aktif dalam kehidupan masyarakat kami sebagai seorang fasilatator dan pemberdaya masyarakat Desa Sawahjoho.


Ilmu ini lah yang nanti akan dibawa mahasiswa kedalam kehidupan bermasyarakat yang sebenarnya . Hal ini telah dipraktekkan  dalam lingkungan KKN UNDIP di Desa Sawahjoho yang nantinya akan dibawa ke dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari mereka.


Pada kesempatan kali ini pada tanggal 7 Pebruari 2017, Mahasiswa UNDIP melaksanakan kegiatan pelatihan Kesenian di SDN Sawahjoho 02 dengan bekerja sama dengan siswa dari SDN Sawahjoho 01 dan siswa SDN Sawahjoho 02 sendiri tentunya.



Kegiatan Seni ini akan berujung pada acara Expo yang akan di adakan pada tanggal 9 Pebruari 2017 di Balai Desa Candi areng dukuh klopogodo Kec. Warungasem Kab. Batang. berikut undangan yang kami terima.



Acara ini akan menjadi ajang evaluasi terhadap kemampuan, keterampilan dan kreatifitas mereka selama di Kecamatan Warungasem. Setelah mereka belajar selama ini baik di sekolah maupun di tempat lain dalam kehidupan kemasyarakatan.


Pada Acara tersebut, setiap desa harus membawa perwakilannya untuk menjadi peserta  guna mengikuti perlombaan dan kami selaku guru SDN Sawahjoho 02 menyeleksi anak – anak yang patut untuk menjadi peserta. Selain itu, juga harus menyiapkan fisik dan mental mereka untuk mengikuti perlombaannya. Kami doakan agar acara yang akan terselenggara nanti berjalan baik dan lancar.

Bagi warga Sawahjoho dan sekitarnya yang ingin mengunjungi acara EXPO dari KKn tersebut dapat langsung datang ke Balaidesa Candiareng pada hari kamis tanggal 9 Pebruari 2017 pukul 7 pagi.

Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi kita semua.

Selasa, 31 Maret 2015

KKN POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES Jakarta II di Sawahjoho



Sawahjoho - Hari ini (31 maret 2015) desa Sawahjoho telah kedatangan tamu mahasiswa yang di mulai akhir pekan lalu. kami ucapkan Selamat Datang bagi para mahasiswa. Mereka merupakan mahasiswa Politeknik Kesehatan DEPKES JAKARTA II. Politeknik Kesehatan KEMENKES Jakarta II merupakan institusi pendidikan kesehatan dibawah Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yang berada di daerah kebayoran baru Jakarta. 

Mereka sedang melangsungkan KKN (Kuliah Kerja Nyata) dengan mencari data informasi kesehatan dan kehidupan masyarakat khususnya di desa Sawahjoho. Kami Atas nama warga desa Sawahjoho merasa bangga karena telah di kunjungi dan desa kami telah di gunakan sebagai tempat untuk melaksanakan KKN. Kami selalu membuka kesempatan untuk kunjungan dari universitas manapun pada umumnya dan selalu berharap agar kerjasama terjalin baik dengan universitas tersebut.

Kedatangan mahasiswa Politeknik Kesehatan KEMENKES Jakarta II ini tentu saja kami sikapi dengan baik. Beberapa aktifitas mahasiswapun kini telah nampak di lakukan oleh seluruh mahasiswa. Yakni berkunjung ke setiap RW di desa sawahjoho kemudian mereka menanyakan informasi yang mereka butuhkan kepada warga desa Sawahjoho. Terima kasih kami kepada pihak panitia KKN POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES. dan harapan kami semoga jalan yang rusak di sekitar desa sawahjoho mendapatkan bantuan dari pemerintah agar seluruh kegiatan warga berjalan lancar.

Pada dasarnya, desa sawahjoho adalah desa yang layak dijadikan tempat mahasiswa melaksanakan KKN seperti pekan lalu tanggal 10 Agustus 2002, kita telah kedatangan rekan mahasiswa dari UNIKAL fakultas Ekonomi. "masyarakat setempat siap menerimanya" ''Kalau kami menjadi sasaran KKN, wajib bagi saya untuk menerimanya sebab pengaruh mahasiswa dalam pembangunan sangat besar,'' kata Sudarno, Kades Sawah Joho Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang." kami kutip dari koran harian Suara merdeka (A15-70).

Siswoyo Kepala Desa Sawahjoho yang sekarang pun tentunya siap menerima mahasiswa yang akan melaksanakan kegiatan KKN di Sawahjoho.

sumber : warga desa sawahjoho, https://www.facebook.com/pages/Politeknik-Kesehatan-DEPKES-JAKARTA-II/143496255725782?sk=photos_stream , http://www.poltekkesjkt2.ac.id/

Selasa, 17 Maret 2015

Desa Pandansari



Sawahjoho - Pandansari warungasem merupakan suatu desa di kecamatan Warungasem, kabupaten Batang, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia kode pos 51252. Untuk Menjangkau wilayah ini tidak jauh dari Warungasem, Bahkan dari Sawahjoho pun tidak terlalu jauh . kira- kira sekitar 4 KM untuk menjangau wilayah ini dari kecamatan. Pandansari berbatasan dengan desa cluluk, warungasem, batang.  Kemudian perbatasan lain desa Pandansari adalah berbatasan dengan wono tunggal, desa watusalam kabupaten pekalongan dan krompeng kabupaten pekalongan. Di desa ini ada usaha mandiri yang terkenal dengan pembuatan kerupuknya. 

Desa Pandansari juga memiliki  obyek wisata air yang cukup terkenal, wisata Arung Jeram Kali Kupang Pandansari adalah salah satu tempat yang cocok untuk berekreasi keluarga anda. untuk biayanya sendiri saya kutip dari http://www.mbatang.com tertera cukup terjangkau. Biaya rekreasi Arung Jeram  / orang Rp 20.000 biaya Perjalanan Mobil Rp 30.000 ada juga yang Rp 35.000 Plus makan anak anak. Pengunjung dimanjakan dengan kegiatan meluncur bebas diatas permukaan sungai yang berarus ringan dengan menggunakan ban dalam mobil/truk. Seperti layaknya rafting, peserta juga dilengkapi dengan helmet, pelampung keselamatan dan pelindung kaki.Jadi beda ya, Tubing dengan Arung Jeram. Meski kegiatanya hampir sama yaitu mengarungi sungai . Resikonyapun tidak seperti arung di arung jeram biasa. Lokasi arung jeram ini masih di daerah pandansari, Lokasi Arung Jeram ini berada di Pandansari yaitu di dekat pemancingan / bawah gunung tugel Kab Batang Jawa Tengah.
walaupun masih sederhana, akan tetapi cukup menyenangkan, karena airnya masih jernih dan bersih, cukup untuk wisata anda bersama keluarga atau teman kerja. Berikut ini foto yang kami kutip :






Video Arung Jeram Pandansari Kecamatan Warungasem :



Desa Pandansari ini juga memiliki pasar tradisional yang tak kalah dengan pasar di daerah lain. namun masih perlu dukungan Pemkab dan Masyarakat sekitar agar berkembang..

Pandansari juga memiliki Sekolah dasar Negeri, Sekolah dasar Negeri Pandansari dengan NISN 20322700 ini beralamat di JL. RAYA PANDANSARI NO. 244 tepatnya berada di dekat pasar tradisional pandansari. Kepala Sekolahnya adalah bapak Nuryanto,S.Pd 


Sumber : http://www.mbatang.com/2013/07/arung-jeram-kali-kupang-pandansari.html , http://batang.info/info-wisata-batang-info/pandansari-tubing-obyek-wisata-air-yang-alami-di-batang/, http://www.suaramerdeka.com/harian/0308/30/dar6.htm, https://www.youtube.com/watch?v=X0gd2gqFNhE, http://referensi.data.kemdikbud.go.id/tabs.php?npsn=20322700

Selasa, 22 Maret 2011

SDN SAWAHJOHO 02 dalam bidang olahraga

Sawahjoho - Alhamdulillahirobbil alamin ..........

Foto ini adalah wujud Syukur kami (Segenap guru SDN Sawahjoho 02) atas rahmat Allah SWT yang telah membantu kami hingga dalam olahraga takraw dapat sampai di tingkat Kabupaten . walaupun ditingkat Kabupaten Batang. Walaupun anak2 didik kami hanya bisa mencapai juara 3 tapi kami percaya bahwa mereka sudah berusaha semaksimal mungkin dalam pencapaiannya. kami beryukur karena telah diberikan keberhasilan hingga sampai sekarang ini .



Senin, 13 Desember 2010

Wayang kulit dan Wayang golek

Wayang kulit



Sawahjoho - Seni pertunjukan yang telah berusia lebih dari lima abad. Membawa kisah Ramayana dan Mahabharata, pagelaran selama semalam suntuk ini menjadi ruang yang tepat untuk melewatkan malam, berefleksi dan memahami filosofi hidup Jawa.

Malam di Yogyakarta akan terasa hidup jika anda melewatkannya dengan melihat wayang kulit. Irama gamelan yang rancak berpadu dengan suara merdu para sinden takkan membiarkan anda jatuh dalam kantuk. Cerita yang dibawakan sang dalang akan membawa anda larut seolah ikut masuk menjadi salah satu tokoh dalam kisah yang dibawakan. Anda pun dengan segera akan menyadari betapa agungnya budaya Jawa di masa lalu.

Wayang kulit adalah seni pertunjukan yang telah berusia lebih dari setengah milenium. Kemunculannya memiliki cerita tersendiri, terkait dengan masuknya Islam Jawa. Salah satu anggota Wali Songo menciptakannya dengan mengadopsi Wayang Beber yang berkembang pada masa kejayaan Hindu-Budha. Adopsi itu dilakukan karena wayang terlanjur lekat dengan orang Jawa sehingga menjadi media yang tepat untuk dakwah menyebarkan Islam, sementara agama Islam melarang bentuk seni rupa. Alhasil, diciptakan wayang kulit dimana orang hanya bisa melihat bayangan.

Pagelaran wayang kulit dimainkan oleh seorang yang kiranya bisa disebut penghibur publik terhebat di dunia. Bagaimana tidak, selama semalam suntuk, sang dalang memainkan seluruh karakter aktor wayang kulit yang merupakan orang-orangan berbahan kulit kerbau dengan dihias motif hasil kerajinan tatah sungging (ukir kulit). Ia harus mengubah karakter suara, berganti intonasi, mengeluarkan guyonan dan bahkan menyanyi. Untuk menghidupkan suasana, dalang dibantu oleh musisi yang memainkan gamelan dan para sinden yang menyanyikan lagu-lagu Jawa.

Tokoh-tokoh dalam wayang keseluruhannya berjumlah ratusan. Orang-orangan yang sedang tak dimainkan diletakkan dalam batang pisang yang ada di dekat sang dalang. Saat dimainkan, orang-orangan akan tampak sebagai bayangan di layar putih yang ada di depan sang dalang. Bayangan itu bisa tercipta karena setiap pertunjukan wayang memakai lampu minyak sebagai pencahayaan yang membantu pemantulan orang-orangan yang sedang dimainkan.

Setiap pagelaran wayang menghadirkan kisah atau lakon yang berbeda. Ragam lakon terbagi menjadi 4 kategori yaitu lakon pakem, lakon carangan, lakon gubahan dan lakon karangan. Lakon pakem memiliki cerita yang seluruhnya bersumber pada perpustakaan wayang sedangkan pada lakon carangan hanya garis besarnya saja yang bersumber pada perpustakaan wayang. Lakon gubahan tidak bersumber pada cerita pewayangan tetapi memakai tempat-tempat yang sesuai pada perpustakaan wayang, sedangkan lakon karangan sepenuhnya bersifat lepas.

Cerita wayang bersumber pada beberapa kitab tua misalnya Ramayana, Mahabharata, Pustaka Raja Purwa dan Purwakanda. Kini, juga terdapat buku-buku yang memuat lakon gubahan dan karangan yang selama ratusan tahun telah disukai masyarakat Abimanyu kerem, Doraweca, Suryatmaja Maling dan sebagainya. Diantara semua kitab tua yang dipakai, Kitab Purwakanda adalah yang paling sering digunakan oleh dalang-dalang dari Kraton Yogyakarta. Pagelaran wayang kulit dimulai ketika sang dalang telah mengeluarkan gunungan. Sebuah pagelaran wayang semalam suntuk gaya Yogyakarta dibagi dalam 3 babak yang memiliki 7 jejeran (adegan) dan 7 adegan perang. Babak pertama, disebut pathet lasem, memiliki 3 jejeran dan 2 adegan perang yang diiringi gending-gending pathet lasem. Pathet Sanga yang menjadi babak kedua memiliki 2 jejeran dan 2 adegan perang, sementara Pathet Manura yang menjadi babak ketiga mempunyai 2 jejeran dan 3 adegan perang. Salah satu bagian yang paling dinanti banyak orang pada setiap pagelaran wayang adalah gara-gara yang menyajikan guyonan-guyonan khas Jawa.

Sasono Hinggil yang terletak di utara alun-Alun Selatan adalah tempat yang paling sering menggelar acara pementasan wayang semalam suntuk, biasanya diadakan setiap minggu kedua dan keempat mulai pukul 21.00 WIB. Tempat lainnya adalah Bangsal Sri Maganti yang terletak di Kraton Yogyakarta. Wayang Kulit di bangsal tersebut dipentaskan selama 2 jam mulai pukul 10.00 WIB setiap hari Sabtu dengan tiket Rp 5.000,00.











Wayang golek



Wayang golek adalah salah satu kesenian khas tanah Sunda. Pada umumnya wayang golek masih dibuat secara tradisional oleh penduduk desa-desa tertentu di Jawa Barat.


Wayang golek saat ini lebih dominan sebagai seni pertunjukan rakyat, yang memiliki fungsi yang relevan dengan kebutuhan-kebutuhan masyarakat lingkungannya, baik kebutuhan spiritual maupun material. Hal demikian dapat kita lihat dari beberapa kegiatan di masyarakat misalnya ketika ada perayaan, baik hajatan (pesta kenduri) dalam rangka khitanan, pernikahan dan lain-lain adakalanya diriingi dengan pertunjukan wayang golek.

Selain itu, karena ke khasanya wayang golek juga sering difungsikan sebagai sufenir / tanda mata khas tanah Sunda.

Harga wayang golek relatif murah, kisaranya sangat ditentukan oleh ketelitian dari ukiran / tingkat kesulitan dalam pembuatanya juga bahan bakunya. Menurun Mang Iin salah satu pengrajin Wayang golek dari daerah Rancakalong, Sumedang, untuk wayang dengan detail yang tidak terlalu rumit beliau bisa menyelesaikan 3-4 buah wayang sehari, sedangkan untuk wayang dengan detail / kualitas tinggi bisa membutuhkan waktu 3-4 hari untuk menyelesaikan sebuah wayang.

Pada umumnya wayang dibuat dari kayu albasia dipasarkan dengan kisaran harga Rp. 15.000 / unit lengkap dengan pakaian dan aksesoris. Sedangkan wayang kualitas lebih baik dengan menggunakan kayu mahoni dll. dipasarkan dengan harga Rp. 40.000 s/d Rp. 150.000 / unit.









Gamelan Budaya bangsa

Sawahjoho - Gamelan adalah alat music dalam pertunjukan wayang. Dalam pertunjukan wayang Jawa, alat music ini terdiri atas paling tidak 15 jenis instrumen yang berbeda, kebanyakan terbuat dari perunggu dan berbagai macam perkusi. Suling, kendang, rebab, dan gambang adalah pengiring pertunjukan yang bukan perkusi dan tidak terbuat dari perunggu.

Gamelan adalah musik yang tercipta dari paduan bunyi gong, kenong dan alat musik Jawa lainnya. Irama musik yang lembut dan mencerminkan keselarasan hidup orang Jawa akan segera menyapa dan menenangkan jiwa begitu didengar.

Gamelan jelas bukan musik yang asing. Popularitasnya telah merambah berbagai benua dan telah memunculkan paduan musik baru jazz-gamelan, melahirkan institusi sebagai ruang belajar dan ekspresi musik gamelan, hingga menghasilkan pemusik gamelan ternama. Pagelaran musik gamelan kini bisa dinikmati di berbagai belahan dunia, namun Yogyakarta adalah tempat yang paling tepat untuk menikmati gamelan karena di kota inilah anda bisa menikmati versi aslinya.

Gamelan yang berkembang di Yogyakarta adalah Gamelan Jawa, sebuah bentuk gamelan yang berbeda dengan Gamelan Bali ataupun Gamelan Sunda. Gamelan Jawa memiliki nada yang lebih lembut dan slow, berbeda dengan Gamelan Bali yang rancak dan Gamelan Sunda yang sangat mendayu-dayu dan didominasi suara seruling. Perbedaan itu wajar, karena Jawa memiliki pandangan hidup tersendiri yang diungkapkan dalam irama musik gamelannya.

Pandangan hidup Jawa yang diungkapkan dalam musik gamelannya adalah keselarasan kehidupan jasmani dan rohani, keselarasan dalam berbicara dan bertindak sehingga tidak memunculkan ekspresi yang meledak-ledak serta mewujudkan toleransi antar sesama. Wujud nyata dalam musiknya adalah tarikan tali rebab yang sedang, paduan seimbang bunyi kenong, saron kendang dan gambang serta suara gong pada setiap penutup irama.

Tidak ada kejelasan tentang sejarah munculnya gamelan. Perkembangan musik gamelan diperkirakan sejak kemunculan kentongan, rebab, tepukan ke mulut, gesekan pada tali atau bambu tipis hingga dikenalnya alat musik dari logam. Perkembangan selanjutnya setelah dinamai gamelan, musik ini dipakai untuk mengiringi pagelaran wayang, dan tarian. Barulah pada beberapa waktu sesudahnya berdiri sebagai musik sendiri dan dilengkapi dengan suara para sinden.

Seperangkat gamelan terdiri dari beberapa alat musik, diantaranya satu set alat musik serupa drum yang disebut kendang, rebab dan celempung, gambang, gong dan seruling bambu. Komponen utama yang menyusun alat-alat musik gamelan adalah bambu, logam, dan kayu. Masing-masing alat memiliki fungsi tersendiri dalam pagelaran musik gamelan, misalnya gong berperan menutup sebuah irama musik yang panjang dan memberi keseimbangan setelah sebelumnya musik dihiasi oleh irama gending.

Gamelan Jawa adalah musik dengan nada pentatonis. Satu permainan gamelan komplit terdiri dari dua putaran, yaitu slendro dan pelog. Slendro memiliki 5 nada per oktaf, yaitu 1 2 3 5 6 [C- D E+ G A] dengan perbedaan interval kecil. Pelog memiliki 7 nada per oktaf, yaitu 1 2 3 4 5 6 7 [C+ D E- F# G# A B] dengan perbedaan interval yang besar. Komposisi musik gamelan diciptakan dengan beberapa aturan, yaitu terdiri dari beberapa putaran dan pathet, dibatasi oleh satu gongan serta melodinya diciptakan dalam unit yang terdiri dari 4 nada.

Anda bisa melihat gamelan sebagai sebuah pertunjukan musik tersendiri maupun sebagai pengiring tarian atau seni pertunjukan seperti wayang kulit dan ketoprak. Sebagai sebuah pertunjukan tersendiri, musik gamelan biasanya dipadukan dengan suara para penyanyi Jawa (penyanyi pria disebut wiraswara dan penyanyi wanita disebut waranggana). Pertunjukan musik gamelan yang digelar kini bisa merupakan gamelan klasik ataupun kontemporer. Salah satu bentuk gamelan kontemporer adalah jazz-gamelan yang merupakan paduan paduan musik bernada pentatonis dan diatonis.

Salah satu tempat di Yogyakarta dimana anda bisa melihat pertunjukan gamelan adalah Kraton Yogyakarta. Pada hari Kamis pukul 10.00 - 12.00 WIB digelar gamelan sebagai sebuah pertunjukan musik tersendiri. Hari Sabtu pada waktu yang sama digelar musik gamelan sebagai pengiring wayang kulit, sementara hari Minggu pada waktu yang sama digelar musik gamelan sebagai pengiring tari tradisional Jawa. Untuk melihat pertunjukannya, anda bisa menuju Bangsal Sri Maganti. Sementara untuk melihat perangkat gamelan tua, anda bisa menuju bangsal kraton lain yang terletak lebih ke belakang.

Kothak terbuat dari kayu. Biasanya, kothak berfungsi sebagai tempat untuk menyimpan wayang dan alat pertunjukan yang lain seperti kelir, chempala, dan kepyak. Untuk dapat menyimpan sekitar 200 buah wayang, ukuran panjangnya bisa mendekati 150 cm, lebar 80 cm, dan tinggi 60 cm (dengan tutup kothak terpasang).

Cemphala atau pemukul kayu biasanya dibuat dari kayu teak. Ada dua macam cemphala, yang satu berukuran hanya separuh dari yang lain. Yang lebih besar berukuran sekitar 20 cm dengan diameter berukuran 5 cm. Biasanya benda ini dipegang dengan tangan kiri si dalang. Chemphala digunakan untuk memukul kothak yang menimbulkan efek dan isyarat yang dibutuhkan. Apabila kedua tangan si dalang sibuk memainkan wayang, maka dia menggunakan chempala yang kecil untuk keperluan yang sama dengan menjepitkannya pada jari kaki kanan sang dalang. Untuk itu, ia biasanya duduk bersila, dengan kaki kanan menyilang pada paha kiri. Seperti yang dijelaskan diatas, suara ketukan bukan hanya melahirkan efek suara, tetapi juga berfungsi sebagai tanda dari dalang untuk para musisi yang memainkan melodi, untuk memperlambat atau mempercepat ritme (irama), untuk memperkeras atau mengecilkan bunyi musik, atau menghentikannya.

Kepyak terbuat dari logam. Biasanya ia terbuat dari tiga kepingan perunggu dengan panjang 15 cm. dan lebar 10 cm. didukung oleh tali kecil atau rantai yang diikat pada bagian luar kothak. Dalang akan memukul-mukul kepyak dengan chempala yang dijepit pada jari-jari kaki kanannya. Fungsi utama dari alat ini adalah untuk menimbulkan efek bunyi; tetapi kadangkala ia berfungsi untuk memberikan tanda pada para pemain gamelan.

Dibawah ini merupakan gambar-gambar gamelan jawa







Flag Counter
Copyright © 2008 -© SAWAHJOHO. All rights reserved.